Situs Smadav downgrade?

Hari ini, 12 Oktober, seperti biasa saya bermaksud updated antivirus Smadav untuk laptop instalan punya konsumen. Terakhir versi Smadav yang dirilis adalah ver 7.0. Anehnya saat mengakses Smadav.net versinya yang terbaru yang ditawarkan adalah rev 4.3 alias untuk bulan Juni yang lalu. Wah aneh sekali, lha wong yang terakhir saja sudah sampai rev 7 kok ini malah mundur ke 4.3.
Halo admin smadav ini gimana nih?
Bagi anda yang ingin download Smadav ver 7, bisa ke link http://ul.to/75tn4l thanks for http://oaseadwan.info yang sudah kasih link. Ver 7 ini diklaim 10x lebih cepat dengan beberapa fitur baru seperti Smad-turbo, Smad-Them,Smad-ray (otomatis scan flash disk. Ini membuat Smadav menjadi Antivirus paling ringan di dunia sehingga cocok digunakan untuk computer dengan spek rendah seperti Pentium 3 ke bawah.
Link download Smadav ver 7 : http://ul.to/75tn4

Advertisements

Kingston DataTraveler200

DT200_badge

Kapasitas piranti penyimpan data saat ini terus meningkat. USB Flas Disk sebagai piranti penyimpan data mobile pun mengalami kemajuan yang pesat. Kingston, brand ternama yang mengeluaarkan hardware berbasis memori ini, merilis UFD terbarunya dengan type DataTraveler (DT)200. DT200 tersedia dalam kapasitas 32,64 dan 128GB! Artinya menyamai kapasitas hardis sata yang masih beredar. Mengenai harganya, DT 200/32GB dibanderol $120, $213 untuk 64GB dan $547 untuk 128GB. Itu harga resmi dari kingston.com. rasanya masih terlalu mahal untuk harga rupiah ya…tapi siapa tahu dari anda sudah membutuhkan perangkat ini.Silakan saja mencoba shoping..

Akses ke You Tube dan Facebook Bayar?

Facebook, tidak kita pungkiri, saat ini merupakan web site jejaring social terbesar. Website ini memiliki 200 juta pengguna, hampir sama dengan jumlah rakyat Indonesia. Namun apakah terpikir oleh kita, perusahaan jejaring social terbesar tersebut bisa mengalami kesulitan financial? Ya , kesulitan financial, alias menuju kebangkrutan. Beberapa saat lalu direktur keuangan, Gideon Yu, mengundurkan diri. Web site ini memang memiliki ratusan juta penggemar namun pendapatannya semakin menipis dibandingkan dengan jumlah pengguna. Penyebabnya yang jelas, antara layanan gratis yang diberikan dan pendapatan dari iklan tidak seimbang. Artinya pengguna banyak menggunakan layanan gratisnya sementara pemasang iklan stagnan. Dan masalah ini tidak hanya dialami oleh facebook, situs lain You Tube, Twitter, dan Skype juga mengalaminya. Layanan gratis yang masih kita nikmati saat ini mungkin di masa mendatang tidak kita dapatkan lagi.
Web Economy:Jutaan pengguna dan rugi jutaan dolar
Masalah ini dialami oleh hampir semua perusahaan besar yang menawarkan teknologi web 2.0 Menurut perkiraan provider jasa keuangan, Credit Suisse, YouTUbe pada tahun berjalan akan mengalami kerugian hampir 471juta dolar. Biaya trafik data yang digunakan oleh anak perusahaan Google ini mencapai 1juta US dolar perhari. Selain itu, belum lagi pengeluaran untuk hardware dan marketing serta pembayaran lisensi. Bahkan GEMA menuntut pembayaran lebih besar daripada sebelumnya sehingga YouTUbe untuk sementara membatasi layanan video music untuk pengguna.
Soal kerugian, tidak hanya YOUTUBE yang mengalaminya.bagaimana Twitter, sebuah layanan microblogging yang berkembang cepat, memperoleh penghasilan, masih menjadi pertanyaan besar di Silicon Valley. Demikian juga dengan komunitas music,Last.fm. perusahaan baru yang berbasis di London dan dikuasai oleh perusahaan media CBS berusahan menutupi pengeluarannya dengan menerapkan system langganana pada radio internet mereka. Portal ini pun masih dililit utang.
Kondisi yang sama juga terjadi pada Skype, anak perusahaan eBay. Tidak banyak yang tahu bagaimana mereka memperoleh pendapatan. Memang layanan VoIP ini bergembira dengan meningkatnya jumlah penghasilan. Namun pengahasilannya tidak lagi dapat bertambah dalam kuartal terakhir.

Masa depan web :gratis hanya untuk basic feature
Secara perlahan layanan gratis akan berkurang, digantikan dengan corporate account dengan tariff tertentu. Mis alnya, nantinya perusahaan dapat menggunakan channel Twitter dengan tariff tertentu. Direktur Google Eric Schmidt juga mem ber perkenalkan sumber pendapatan baru bagi YouTube.”Secara bertahap, YouTUbe akan memperkenalkan system langganan dan paket lainnya. Nah jadi nanti kita tidak lagi memakai layanan mereka secara gratis.